Allahu Akbar! Setelah 28 Tahun Mengkaji Semua Agama, Petinggi Budha Ini Akhirnya Memeluk Islam
Allahu Akbar! Seorang sami (petinggi Budha dari Taiwan) berusia 66
tahun, dengan mantap hati dan tanpa paksaan telah mengambil keputusan
memeluk Islam.
Keputusan ini datang setelah 28 tahun dirinya melakukan pencarian kebenaran dan mengkaji semua agama yang ada di dunia ini, dan akhirnya berkat hidayah dan taufik dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, ia menyimpulkan bahwa Islamlah satu-satunya agama terbaik dan paling masuk akal di dunia ini.
Keputusan ini datang setelah 28 tahun dirinya melakukan pencarian kebenaran dan mengkaji semua agama yang ada di dunia ini, dan akhirnya berkat hidayah dan taufik dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, ia menyimpulkan bahwa Islamlah satu-satunya agama terbaik dan paling masuk akal di dunia ini.
Beliau menerangkan bahwa agama Islam satu-satunya yang paling dapat
diterima oleh logika, sains dan hujah sehingga menyebabkan dia
memutuskan untuk memeluk Islam.
Hadir juga sebagai saksi prosesi syahadat, yaitu Presiden Persatuan Cina
Islam Malaysia Cawangan Melaka (Macma), Lim Jooi Soon, Timbalan
Pengerusi Majlis Agama Islam Melaka (Maim), Datuk Yaakub Md Amin dan
Mufti negeri, Datuk Dr Mohadis Yasin serta jamaah Masjid Cina Krubong
Malaka.
Kita doakan beliau di mudahkan oleh Allah Azza wa Jalla dalam sisa hidupnya. Aamin!
المر ۚ تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ ۗ وَالَّذِي أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ الْحَقُّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ
Alif laam miim raa. Ini adalah ayat-ayat Al Kitab (Al Quran). Dan
Kitab yang diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu itu adalah benar: akan
tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (kepadanya). (QS. Ar Ra’d: 1)
الر ۚ كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِ رَبِّهِمْ إِلَىٰ صِرَاطِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ
Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya
kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang
benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha
Perkasa lagi Maha Terpuji. (QS Ibrahim: 1)
Sumber : Hanny Kristianto
